Kamis, 09 Desember 2010

MADURA

EKSOTISME WISATA MADURA

Madura, sebuah nama yang sangat akrab dan terkenal seantero nusantara. Nama Madura sangat indentik dengan sate, makanan yang digemari dari kaki lima sampai bintang lima, atau garam yang memang banyak yang diproduksi di pulau yang menjadi bagian dari Jawa Timur ini.
Semenjak dioperasikannya JEMBATAN SURAMADU yang menghubungkan Surabaya dan Pulau Madura, maka akses ke pulau makin mudah. Dulu dengan kapal ferry perlu waktu 30 menitan, namun kini kurang dari 10 menit kita sudah mencapai Madura.
Siapa sangka, ternyata potensi wisata di pulau Madura ini juga sangat besar dan belum tergali. Berikut ini kami sajikan daftar tempat wisata di Madura yang kami sarikan dari situs pulaugaram.com
1. Daftar Tempat-tempat Wisata di Bangkalan :
  • Makam Pasarean Syaichona Kholil (Selalu ramai dikunjungi wisatawan dari luar Pulau Madura)
  • Aer Mata Ibu di Arosbaya (Makam Para Raja Ratusan Tahun Silam)
  • Pantai Siring Kemuning ( di Kecamatan Tanjung Bumi )
  • Pantai Rongkang ( di Kecamatan Kwanyar Barat)
  • Pantai Sembilangan ( dengan mercusuar peninggalan belanda )
  • Sentra Kerajinan Batik Madura di Tanjung Bumi (sudah terkenal hingga ke Luar Negeri dan seringnya diekspor)
  • Sumber Mata Air Kolla Langgundih (tetap Tawar meski di dekat laut, dan tidak pernah kering meski di puncak Kemarau)
  • Taman rekreasi Kota ( dengan Danau plus Perahu Motornya dan Kolam tempat Mancing sepuasnya)
  • Bukit Geger (wisata alam dan hutan, terdapat 5 goa bersejarah, situs kuno)

2. Daftar Tempat-tempat Wisata di Sampang :
  • Pantai camplong (di pinggiran Jalan Raya Utama Sampang, lengkap dengan Hotel, Rumah makan dan Kolam Renangnya)
  • Pantai Nipah ( masih tetap perawan dan jarang di explore oleh manusia, banyak dihuni oleh sekawanan Kera)
  • Air Terjun Toroan ( mengucurkan air langsung ke pantai Laut Jawa, masih perawan )
  • Makam Ratu Ebu di Madegan
  • Waduk Klampis di Kecamatan Kedundung
3. Daftar Tempat-tempat Wisata di Pamekasan :
  • Api Abadi atau Api Tak kunjung Padam, Lebih menarik saat Malam dengan bara Apinya (pernah menjadi tempat pengambilan API PON (Pekan Olaharaga Nasional) tahun 1992)
  • Makam para Raja dan Ulama ( makam Keramat Pasarean Batu Ampar )
  • Pantai Talang Siring, dengan potensi hasil lautnya berupa ikan teri, petis, dan rumput laut yang menjanjikan
  • Pantai Jumiang (ini juga masih Perawan, belum ada Perusahaan Pengembang yang menjamahnya, ” Anda Mau jadi pengembangannya ? ” )
  • Goa Gentong (terdapat lembah Ngarai di luarnya; STALAGTIT dan STALAGMIT di dalam Goa nya)
  • Arena Pancing di Pelabuhan Branta ( Tlanakan )
  • Bumi Perkemahan dan Agro Wisata di Perbukitan Waru Timur(pagentanan)
  • Keindahan Monumen Arek Lancor Di malam hari (terletak di pusat kota/Alun-alun Kota Pamekasan)
  • Vihara Avalokitesvara, Vihara Terbesar Kedua di Pulau Jawa (terletak di Kecamatan Galis, berdekatan dengan pantai Talang Siring)
  • · Agro Wisata di Desa Klampar
4. Daftar Tempat-tempat Wisata di Sumenep :
  • Musium Keraton Sumenep (satu-satunya Keraton dengan bukti sejarah paling lengkap dan terawat baik, asli dan tanpa polesan, mengalahkan Keraton Jogja dan Solo)
  • Pantai Lombang ( Dihiasi dengan deretan Pohon Cemara Udangnya, hanya terdapat di Indonesia dan Cina)
  • Pantai Slopeng ( selalu ramai dengan wisatawan yang mandi pada hamparan pantai dengan pasir putihnya )
  • Makam Para Raja Asta Tinggi ( Makam Para Raja ratusan tahun silam ) dan Asta Yusuf Talango
  • Keindahan dan Kemegahan Bangunan Masjid Agung Sumenep yang dibangun tahun 1763 (setelah pembangunan Keraton Sumenep)
  • Island Resort ( wisata kepulauan dengan deretan pulau nan indahnya sejak dari Pulau kangean, Sapudi, Raas, Puteran, Gili labak, Mamburit, Genteng, Gili Iyang, Pulau Raja, dll)
  • wisata pulau juga terkenal dengan Ayam Bekisar dengan warna-warni nan eksotik (hasil penyilangan ayam hutan dengan ayam kampung) dan ukiran kayu Jati buat buah tangan.
  • Taman Wisata Pulau Mamburit ( bagi wisatawan yang hobi menyelam dan menikmati keindahan alam bawah Laut, selain itu digunakan untuk wind surfing berskala nasional dan Internasional)
  • Panorama Taman Laut Pulau Gili Labak, terletak antara Pulau Gili Genting dan Pulau Puteran ( biasa digunakan untuk olahraga Bahari, Selam Dasar (Snorkling/diving), dan Selam Profesional (scuba diving)

Wisata Kerapan Sapi dan Sapi Sonok
Untuk melihat Kerapan Sapi tidak bisa tiap saat. biasanya untuk Lomba Karapan Sapi tingkat Kawedanan/ kecamatan diadakan bulan Agustus-September.
untuk tingkat Kabupaten diadakan pada bulan September-Oktober. Untuk Tingkat Pembantu Gubernur/ Se-Pulau Madura (memperebutkan Piala Presiden RI, yang biasanya disebut “Kerapan Sapi Gubeng” ) bertepatan dengan Bulan Oktober-Nopember.
Selain itu, acara Acara Kerapan Sapi juga bisa bersifat insidental, tergantung permintaan Empunya Yang punya Hajatan.
Untuk Lomba Sapi Sonok, biasanya hanya untuk mengawali acara Lomba Karapan Sapi dan acara-acara besar lainnya.

BALI

Pariwisata Ubud, surga belanja


Ubud sudah terkenal sejak jaman dahulu, kira kira sejak tahun 1920an. Ketika artis, componist dan orang orang terpelajar dari barat ( luar negeri ) datang untuk mencari kenikmatan hidup.

Ubud terkenal dengan lukisannya, patung – patung, kerajinan tangan, gambelan ( traditional musik ) dan tariannya. Banyak lukisan menggambarkan tentang bali yang bias di dapat di gallery gallery kecil di seputaran ubud, dan ada juga museum seperti Neka art Museum, Lempad Gallery, Museum Puri lukisan dan Antonio Blanco Gallery.

Untuk Gambelan, alat musik tradisional dan tarian bali bisa di temukan di sanggar sanggar seni seperti “ Sekehe Gong Sadya Budaya “ atau organisasi organisasi musik tradisional yang biasanya pentas ke luar negeri seperti Eropa dan Negara – Negara Asia. Memprioritaskan keabadian seni utamaya pertunjukan seni dan kegiata ritual. Untuk mencapai sukses yang estetis Sadha Budaya melanjutkan pengembangannya dengan memperluas kemampuan dalam memaninkan gambelan.

Di ubud bisa dijumpai banyak hotel hotel mewah dan seni juga hotel hotel kelas ekonomi. Ubud juga disebut sebagai desa wisatawan mancanegara. Ubud juga lengkap dengan biro biro inforasi wisata. Juga banyak tempat tempat wisata seperti monkey forest dan lain lainnya. Yang merupakan sifat dari orang orang di Ubud yang selalu menerima baik setiap wisatawan yang datang ke ubud.

Ubud dikenal sebagai pusat budaya Bali, tempat ini telah menarik perhatian wisatawan yang terpesona dengan kebudayaan Bali sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu, dimana seniman, komponis dan sarjana barat datang mencipta dan mengadakan riset sambil menikmati kebahagian hidup di Ubud.

Ubud terkenal akan seni lukisnya, seni patung, seni tabuh dan juga seni tarinya, namun selain berbagai obyek wisata yang terdapat di dalam kota. Ubud juga memiliki pura, peninggalan purbakala dan pusat kerajinan tangan yang menarik untuk dikunjungi yang terdapat di sekitar kota.

Pusat kota terdapat pada persimpangan dimana pasar dan terminal angkutan umum bertemu. Setiap minggu di Ubud dipentaskan berbagai pertunjukan kesenian tradisional seperti tarian Kecak,Legong, Barong, Mahabarata,Ramayana, Wayang Kulit dan Musik Gamelan.

Didaerah ini banyak terdapat hotel mewah, artistik dan akomodasi sederhana yang diminati wisatawan, malahan Ubud sering mendapat sebutan sebagai “ Desa Wisata”
Sumber: Zeita _mona

Selasa, 07 Desember 2010

Pariwisata Jawa Timur

Banyuwangi , Jember, Situbondo, Bondowoso, Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, Surabaya, Malang, Batu, Blitar, Pulau Madura, Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kediri, Tulungagung, Ngawi, Magetan, Pacitan, Trenggalek, Madiun, Ponorogo
BANYUWANGI
Kota yang terletak di wilayah paling timur ini kaya akan aneka ragam obyek wisata yang menarik, baik wisata alam maupun wisata budaya yang khas. tari Jejer, Tari Gandrung Banyuwangi dan Tari Padang Ulan adalah tari khas yang populer di daerah ini. Wisata Agro yang paling banyak dikunjungi wisatawan mancanegara adalah wisata Agro Kali Klatak dan wisata Agro Margo Utomo di Kalibaru. Bagi pencinta alam, Taman Nasional Alas Purwo [43.420 hh] dengan habitat utama banteng dapat dikunjungi setiap saat. Wisatawan dapat melihat Gerombolan banteng yang hidup di alam bebas. Pelestarian habitat penyu di Sukamade adalah daya tarik alam lain yang ada di Banyuwangi. Saat yang paling baik untuk melihat penyu yang sedang bertelur pada malam hari adalah bulan April-Oktober. Obyek Wisata yang sudah di kenal di dunia Internasional adalah pantai Plengkung terkenal, satu dari tujuh ombak terbaik di dunia untuk olah rag selancar, Peselancar Internasional lebih mengenalnya dengan nama “G-Land”, Huruf G diambil dari nama pantai Grajagan, yaitu lokasi pemberangkatan menuju pantai Plengkung.

Tourism objects: Tourism Object : Ijen Crater, Kaliklatak, Jatisrono & Wonorejo, Alas Purwo, Sadengan Savannah, Plengkung / G-land, Ngagelan Beach, Tabuhan Island, Watu Dodol, Grajagan Beach, Rajegwesi Beach, Sukomade Beach, Segoro Anakan. Culture & Traditional Art : Gandrung Dance, Seblang Dance, Seblang Oleh Sari, Seblang Bakungan, Praburoro Dance, Damarwulan Dance, Barong Dance, Gedhogan Dance, Kuntulan & Kundaran, Mocoan Pacul Goang, Angklung Art Shops.
JEMBER
Obyek wisata pantai Watu Ulo mempunyai keindahan tersendiri, panoramanya yang mempesona menghadap laut indonesia dengan deretan batu karang yang menyerupai ular adalah andalan pariwisata kota Jember. Di dekatnya terhampar Pantai Papuma [akronim Pantai Pasir Putih Malikah]. Disebut pantai Papuma karena pantai ini berpasir putih serta dihampari oleh batu-batu yang bila diterjang ombak lalu saling terberai membalik. Di Rembangan terdapat kawasan “Wisata Rembangan” dengan panorama pegunungan indah serta dilengkapi fasilitas hotel dan kolam renang. Wisata Agro ke Kebun Kopi yang di kelola PTPN XII Gunung gumitri merupakan atraksi wisata yang menarik.

Tourism objects: Watu Ulo Beach, Papuma Beach, Paseban Beach, Puger Beach, Bandealit Beach, Manggisan Waterfall, Tancak Waterfall, Lereng Raung Waterfall, Bedadung Hill, Panorama Oleng Sibutong, Rembangan Panorama,, Patemon Swimming Pool Kebon Agung Swimming Pool, Lory Tour, Tea Agrotourism, Loko Tour, Cigar Agrotourism, Lahbako Dance, Dancing Horse, Pligrim Tourism Tour.
SITUBONDO
Daya tarik Situbondo yang banyak di kenal orang adalah kawasan pantai Pasir Putih. Pasir Putih terletak di tepi jalan raya Surabaya-Banyuwangi. Wisatawan dapat melakukan kegiatan berenang, berperahu serta olah raga menyelam untuk menikmati keindahan taman laut yang berjarak tempuh 40 menit dengan perahu layar. Ke arah timur Situbondo bisa di kunjungi Taman Nasional Baluran. Taman Nasional Baluran seluas 25.000 ha dihuni berbagai habitat satwa langka antara lain banteng, harimau, ayam hutan,burung merak, kerbau liar, kijang, babi hutan, rusa, kucing hutan dsb. Wisatawan dapat menikmati alam bebas serta binatang-binatang liar d padang rumput dan gardu pandang yang ada. Dikawasan ini tersedia fasilitas akomodasi sederhana bagi wisatawan yang ingin menginap.
Tourism Objects: Baluran National Park, Setancak Waterfall, Jangkar Harbour, Argo Kayu Mas,, Pathek Beach Pasir Putih Beach, Rengganis Peak, Banongan Beach, Sikasur Savannah, Tanian Lanjang, Poo Tong Biaw Temple ,Taman Natural Pool Tirta, Pandawa Swimming Pool, Kalbut Traditional Port, Pondok Mimbo Fish Auction, R. Tjondro Kusumo Grave, Sukorejo Islamic Center.
BONDOWOSO
Daya tarik wisata alam kawah ijen sudah dikenal wisatawan nusantara maupun mancanegara terutama Perancis. Kawah Ijen seluas 5.466 ha terletak pada ketinggian 2.386 meter dpl dengan suhu rata-rata 2-18 Celcius. Di lokasi kawah ini terdapat dapur belerang, wisatawan dapat turun ke dapur ini untuk melihat dari dekat penambangan belerang secara tradisional. Wisata Argo dengan produk utama kopi Arabica di kawasan Ijen dikelola oleh PT. Perkebunan Nusantara XII. Saat berkunjung yang baik adalah pada bulan Oktober-Nopember dan mei-Agustus. Dalam perjalanan wisata ini selain dapat menikmati udara segar di areal perkebunan seluas 4.000 ha pada ketinggian 900 meter dpl, wisatawan dapat melanjutkan perjalanannya ke taman pemandian air panas Blawan, Air terjun Blawan dan kawah Wurung di Jampit.

Tourism objects: Ijen Crater, Mount Raung, Blawan Waterfall, Jampit Coffee Plantation, Polo Agung Waterfall, Tancak Kembar Waterfall, Arak-Arak Scenery, Tasnan Swimming Pool, Lily Flower Garden, Singo Ulung Dance, Sarcophagus Site, Gerbong Maut Monument, Tour Bendi, Brass Industry, Art And Crafts, TAPE Bondowoso, Bosamba Rafting.

Pulau Biak

Biak Island

papuaBiak adalah pulau kecil yang terletak di Teluk Cendrawasih dekat sebelah utara pesisir Provinsi Papua, Indonesia. Posisi Biak berada di sebelah barat laut Papua Nugini. Biak adalah pulau terbesar diantara rantai kepulauan kecil, serta mempunyai banyak atol dan terumbu karang. Biak juga merupakan ibukota dari Kabupaten Biak Numfor.
Kabupaten Biak Numfor terdiri dari 2 (dua) pulau kecil yaitu Pulau Biak dan Pulau Numfor, serta lebih dari 42 pulau sangat kecil, termasuk Kepulauan Padaido yang menjadi primadona pengembangan kegiatan dari berbagai pihak. Luas keseluruhan Kabupaten Biak Numfor adalah 5,11 % dari luas wilayah provinsi Papua.Kabupaten Biak Numfor terletak di Teluk Cenderawasih pada titik 0°21′-1°31′ LS, 134°47′-136°48′ BT dengan ketinggian 0 – 1.000 meter di atas permukaan laut.
Kabupaten ini merupakan gugusan pulau yang berada di sebelah utara daratan Papua dan berseberangan langsung dengan Samudera Pasifik. Posisi ini menjadikan Kabupaten Biak Numfor sebagai salah satu tempat yang strategis dan penting untuk berhubungan dengan dunia luar terutama negara-negara di kawasan Pasifik, Australia, atau Filipina. Letak geografis ini memberikan kenyataan bahwa posisinya sangat strategis untuk membangun kawasan industri, termasuk industri pariwisata.
Mengenai wisata Pulau Biak sendiri khususnya sangat menarik untuk dikunjungi, biak menawarkan keindahan alamnya yang eksotis dibalut dengan nuansa tropis di wilayah pasifik. Dikelilingi oleh pantai dengan panoramanya yang indah, obyek wisata historis dari perang dunia ke-2, dan obyek-obyek wisata lainnya dapat mengiring perjalanan anda di biak. indahnya senja di pantai di biak (lagi) -07padaido5

padaido4

Sulawesi Utara: Bunaken

Potensi Biologi
Habitat Dataran
Potensi biologi daratan di pulau-pulau TN. Bunaken kaya dengan jenis-jenis flora palma, sagu, woka, silar dan kelapa. Pohon mangga, pisang dan buah-buahan lain tersebar dimana-mana yang menjadi makanan bagi aneka serangga burung dan kelelawar. Jenis-jenis faunanya antara lainYaki (kera hitam Sulawesi) dan Kuskus yang merupakan penghuni hutan di Pulau Manado Tua. Rusa terdapat di rawa-rawa pulau Mantehage pada siang hari dan keluar merumput di senja hari.

Habitat Lamun dan Rumput Laut
Padang lamun dan rumput laut merupakan jenis-jenis tumbuhan laut. Rumput laut tidak seperti ganggang. Memiliki akar dan menghasilkan biji, sehingga dapat membentuk hamparan luas yang merupakan tempat ikan bertelur dan berkembang. Padang lamun dan rumput laut banyak terdapat di TN. Bunaken terutama dekat Arakan Wawontulap. Habitat lamun dan rumput laut merupakan habitat bagi jenis duyung dan penyu laut.
Habitat Hutan Bakau
Lebih kurang 1800 ha luasan hutan bakau di TN. Bunaken. Hutan bakau ini berperan sebagai penyaring endapan lumpur dari daratan dan mencegah erosi garis pantai. Hutan ini kaya dengan berbagai jenis. Kepiting, udang, moluska, dan ikan-ikan muda dari berbagai jenis. Juga sebagai tempat bertelurnya kebanyakan jenis ikan. Beraneka jenis burung laut dan pantai seperti camar, bangau, dara laut, cengak terdapat disini.
Habitat Pantai Pasir
Pantai pasir P. Bunaken, Manado Tua dan terutama Siladen kaya dengan kehidupan berbagai jenis umang, kepiting dan udang.
Habitat Terumbu Karang
Terumbu tepian mendominasi perairan pesisir, selain terumbu penghalang. Yang paling menarik adalah tebing karang vertikal, menghujam di bawah permukaan air hingga 25-50 meter. Terdapat 58 jenis keluarga binatang karang sudah teridentifikasi. Karang berkulit keras yang berjasa membangun terumbu karang. Belalainya yang, walau hanya 1 mm, mengeluarkan zat kapur yangmembentuk terumbu karang.
Tebing bawah air memiliki banyak ceruk, celah dan rekahan, tempat persembunyian berbagai jenis vertebrata dan invertebrata laut. Selain karang keras, terdapat biota laut, bintang laut, teriping, dll. Terdapat pula jenis kima (Tridacna sp.), bahkan kima raksasa (Tridakna gigas) yang ukurannya bisa mencapai satu meter. Dataran terumbu karang ini lebarnya bisa mencapai 2,5 km. Jenis-jenis ikan yang umum dijumpai antara lain wrase, dansel, trigger, sweetlip, unicorn dll. Jumlah jenis-jenis ikan lebih dari 2000 jenis.
Habitat Laut Dalam
Salah satu keunikan TN. Bunaken adalah kedalaman laut yang memisahkannya dengan daratan Sulawesi, yang bisa mencapai 1000 meter. Kedalaman ini menjadi semacam tekanan berbagai aktifitas manusia di daratan Sulawesi yang dapat berpengaruh buruk terhadap TN. Bunaken. Mungkin inilah yang menyebabkan TN. Bunaken sampai saat ini intensitas kerusakan masih lebih rendah dibandingkan banyak taman laut lainnya. Jenis-jenis Ikan-ikan besar seperti ikan tuna, marlin, hiu kepala palu, pari, layar, cekalang, barakuda, lumba-lumba dan bahkan paus kerap melewati perairan ini.
Potensi Sosial Ekonomi
Lebih dari 20.000 jiwa penduduk yang hidup dalam kawasan TN. Bunaken. Penduduk di kawasan ini umumnya mencari makan di laut atau bertani. Banyak yang masih menggunakan perahu cadik dan jala tradisional. Sebagian penduduk Pulau Nain ahli pertukangan dan membuat cendera mata dari kulit kerang. Penduduk suku Bajo melewatkan sebagian besar waktu di daseng (bagan), perkampungan di atas air sekitar Pulau Mantehage. Penduduk yang berasal daratan Sulawesi kebanyakan dari suku Minahasa, terlihat dalam cara menggunakan berbagai pohon woka. Penduduk yang lain umumnya pendatang dari Kepulauan Sangir Talaud.
Interaksi antar budaya relatif tinggi, terlihat dari penggunaan dialek bahasa yang sama, serta kesamaan teknik-teknik pemanfaatan potensi sumber daya alam. Beberapa akomodasi dilakukan oleh etnis tertentu, sebagai hasil interaksinya dengan kelompok lainnya. Pemilikan lahan umumnya masih bersifat hak adat, berupa tanah warisan (pasini). Tidak terdapat sistem pemilikan atas rataan terumbu dan perairan dangkal.
Keberadaan masyarakat setempat, terdiri dari sekitar tujuh kelompok suku, yang lebih dari tiga generasi lalu, diperkirakan telah membentuk suatu keseimbangan ekologis tertentu.


PENGELOLAAN TAMAN NASIONAL BUNAKEN
Pengelolaan TN. Bunaken adalah berdasarkan UU No. 5 tahun 1990 yaitu, melalui pembagian wilayah-wilayah fungsional yang disebut Zonasi (mintakat). Pengusulan Zonasi di TN. Bunaken memperhatikan pola pemanfaatan ekstraktif oleh masyarakat setempat, dan pemanfaatan estetika bagi pariwisata alam (terutama pariwisata selam)
Sesuai dengan penilaian dan kriteria dasar, Zonasi TN. Bunaken terdiri atas tiga zona utama, yaitu Zona inti, Zona Pemanfaatan, dan Zona lainnya. Zona inti ditujukan untuk pelestarian alam dan perlindungan habitat-habitat. Zona pemanfaatan diperuntukkan bagi tujuan pariwisata alam, terdiri dari zona pemanfaatan intensif dan zona pemanfaatan terbatas hanya pada biota, habitat dan ekosistem kawasan, melainkan juga proses ekologis yang dinamis, termasuk kegiatan manusia menyangkut pemanfaatan sumber daya alam dan ruang wilayah.
Pola dan sifat pengelolaan TN. Bunaken didukung dan dikoordinasikan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Balai Taman Nasional Bunaken, Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam, Departemen Kehutanan. Sistem manajemen UPT Balai TN. Bunaken meliputi koordinasi dan komunikasi serta kemampuan koordinasi dan komunikasi UPT Balai TN. Bunaken mampu mewadahi peran serta lembaga-lembaga lain yang terkait, swasta LSM, perguruan tinggi dan masyarakat setempat, dalam mendukung kelancaran pengelolaan TN. Bunaken. Kemampuan teknis pengelolaan agar UPT Balai TN. Bunaken mampu memegang peranan sebagai koordinator bagi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan potensi kawasan TN. Bunaken. Usaha pengelolaan ini dibantu oleh Natural Resources management Project (NRMP), yang merupakan Proyek Bantuan Luar Negeri kerjasama antara USAID-BAPPENAS dan Departemen Kehutanan. Proyek NRMP berakhir pada pertengahan tahun1997 dan kemudian dilanjutkan dengan Proyek NRMP fase ke-II.
Jalur-jalur Wisata
Jalur-jalur wisata penyelaman berupa lokasi-lokasi penyelaman diantaranya :
P. Bunaken : Lekuan 1,2,3, Fakui, Mandolin, Tg. Parigi, Ron's Point, Pangalisang, Muka Kampung, Sachiko Point dan Bunaken Timur.
P. Manado Tua : Buwalo, Pangalingan Negeri dan Tg. Kopi
P. Mantehage : Bango dan Tangkasi
P. Nain : Batu Kapal dan Jalur Air.
P. Siladen : Siladen 1 dan 2

Daratan Sulawesi : Tg. Pisok dan Molas
Terdapat juga jalur wisata dipermukaan air yaitu berperahu dengan dasar kaca (katamaran). Selain itu jalur wisata di daratan berupa tracking ke puncak Gunung Manado Tua (± 800 m dpl) dan wisata pantai.




Cara mencapai lokasi :

Aksesibilitas TN. Bunaken yang tinggi memudahkan pengunjung untuk datang. Untuk lokasi-lokasi di Pulau, dari Pelabuhan Manado dengan menggunakan perahu motor hanya membutuhkan sekitar 20 menit untuk mencapai P. Siladen, atau sekitar 30 menit ke P. Bunaken, atau sekitar 45 menit ke P. Manado Tua, sekitar 50 menit ke P. Mantehage dan sekitar 1 jam ke P. Nain. Untuk lokasi di daratan dari Kota manado dengan kondisi yang beraspal, sekitar 30 menit ke Molas (daratan TN. Bunaken Utara) dan sekitar 1,5 jam ke Teling (daratan TN. Bunaken Selatan).
Untuk dapat menikmati potensi bawah air dapat menggunakan jasa wisata selam yang banyak terdapat di sekitar kawasan TN. Bunaken diantaranya :
Barracuda Dive Resort, Jl. Raya Molas Dusun II, Manado
Nusantara Diving Centre, Jl. Raya Molas Dusun II, Manado
Tirta Satwa, Jl. Malalayang I Lingk. IV Manado
Manado Sea Garden Adventures, Jl. Malalayang II, Manado
Potensi kawasan :

Di dalam kawasan terdapat sebuah gunung yang sudah tidak aktif lagi yaitu G. Manado Tua (+ 400 m dpl). Topografi dasar perairan secara umum memiliki konfigurasi relief/contur dasar yang beragam. Walaupun topografi dasarnya beragam, tetapi tidak terdapat daerah yang berbahaya.
Taman Nasional Laut Bunaken Manado Tua termasuk beriklim tropis dengan curah hujan berkisar antara 2.000 - 3.000 mm per tahun, suhu udara antara 260 - 310 C. Musim kunjungan terbaik adalah pada bulan Mei s/d Agustus.

Taman Nasional Laut Bunaken Manado Tua sebagai taman laut terindah di dunia memiliki keanekaragaman jenis organisme akuatik yang langka seperti ikan duyung, dugong-dugong, lumba-lumba dan berbagai jenis ikan hias seprti Hippocampus sp., kima raksasa, penyu sisik, penyu hijau. Di wilayah dataran terdapat monyet hitam (Macaca nigra).

Ekosistem Taman Nasional Laut Bunaken terdiri dari berbagai habitat seperti padang lamun, rumput laut, terumbu karang dan hutan bakau.
Terumbu karang yang didominasi oleh jenis Pocilopora sp, Seriaattopora sp, Pachyseris sp, Porites sp, Fungia sp, Herpolitha sp, Holomitra sp, Galaxea sp, Pectinia sp, Lobophyllia sp, Echinopora sp dan Tubastrea sp.
Kegiatan yang ditawarkan :

o Rekreasi dan wisata bahari antara lain diving, snorkeling, berjemur, berenang di laut dan lain-lain.
o Penelitian.

Fasilitas yang tersedia :

Kantor, pos jaga, pesanggrahan, menara pandang/pengamat, speed boat, peralatan menyelam dan lain-lain.
Dikutip dari: http://www.pendakierror.com/tnlbmt.htm

Sulawesi Tenggara

Catatan : Lakeba Resort, Mimpi Baru…


 14_r_lakebaBumi Kesultanan Buton yang kini menjadi pusat pemerintahan Kota Baubau setelah mekar dari Kabupaten Buton delapan tahun silam (otonom 17 Oktober 2001), memang sangat kaya akan objek wisata menarik.

Ketika wisatawan bosan menikmati wisata sejarah di Benteng Keraton Buton dengan berbagai keunikan dan sejumlah bukti sejarah di dalamnya atau Bukit Kolema dan Pantai Kamali yang menawarkan keindahan alam menakjubkan, di bagian lain kota tersebut terdapat Pantai Lakeba yang bisa menghilangkan kejenuhan.
      Selain panorama alam pantai disertai tiupan angin sepoi-sepoi yang begitu segar menerpa tubuh, pengunjung juga dapat menikmati keindahan alam bawah laut yang tidak kalah menarik dibanding dengan tempat-tempat diving (menyelam) di belahan dunia mana pun di jagat raya ini. Formasi terumbu karang berbagai jenis di alam bawah laut pantai tersebut yang begitu indah, menjadi daya pikat bagi penyelam untuk berlama-lama menelusuri lekuk-lekuk terumbu karang dan bercengkarama dengan berbagai jenis ikan, termasuk biota laut lainnya.
      Makanya, tidak heran kalau Jesica Iskandar, bintang senetron yang pernah syuting film berjudul Memory of Buton Raya di kawasan Pantai Lakeba, akhir Oktober tahun lalu kembali berwisata dan menyelam di alam bawah laut pantai tersebut.
      Pantai Lakeba membujur dari utara ke selatan dengan panjang kurang lebih satu kilometer. Menjangkau pantai tersebut dengan kendaraan roda empat maupun roda dua dari Kota Baubau, hanya butuh waktu kurang lebih 30 menit. Sepanjang pantai berpasir putih itu ditumbuhi tanaman kelapa milik warga Sulaa dan Katobengke, dua kelurahan terdekat dalam wilayah Kota Baubau.
      Tepat di ujung pantai bagian utara terdapat tebing tinggi. Masyarakat setempat menyebut tebing tersebut dengan nama Batu Buti. Konon, nama Batu Buti dipopulerkan nelayan asal Kepulauan Tukang Besi (kini Wakatobi). Dalam bahasa masyarakat Wakatobi, Batu Buti artinya batu jatuh dari tebing. Bekas batu yang lepas dari dinding tebing dan jatuh ke bagian pantai yang curam itu hingga kini masih tampak jelas.
      Hanya beberapa meter dari bukit tersebut terdapat sebuah makam tua, makam Betoambari. Dalam sejarah Kesultanan Buton, Betoambari dikenal sebagai salah satu petinggi Kerajaan Buton yang dipercaya menjaga keamanan wilayah Pantai Pulau Buton. Pada masa lampau, Pantai Lakeba menjadi pangkalan perahu milik para nelayan Sulaa dan Katobengke. Tidak jarang nelayan yang hendak melaut bermalam di pantai tersebut jika cuaca di laut sedang tidak bersahabat.
      Jika berada di Pantai Lakeba pada malam hari, pe­ngunjung dapat melihat dengan jelas aktivitas para nelayan, terutama nelayan Pulau Kadatua dan sekitarnya sedang menangkap ikan. Lampu-lampu petromaks milik nelayan menjadi pemandangan amat menyenangkan. Demikian pula di siang hari, kita dapat melihat sejumlah kapal pelayaran rakyat termasuk kapal milik PT Pelni, keluar-masuk Pelabuhan Murhum Baubau. Di saat sang surya akan kembali ke peraduannya, kita dapat menyaksikan pemandangan berupa matahari terbenam (sunset) yang sangat indah.

Hiburan dan Restoran

      Setelah puas memanjakan diri di hamparan pasir putih di sepanjang pantai atau berenang bebas menikmati segarnya air pantai nan jernih atau menyelam di alam bawah laut, pengunjung dapat menikmati berbagai jenis menu makanan. Ikan bakar rica-rica, ikan goreng lalapan, ayam goreng lalapan, kepiting rebus, udang goreng, cumi-cumi goreng, sea food hingga sayur cap cay, cukup tersedia di retoran pantai tersebut.
      Demikian pula dengan minuman segar pelepas dahaga, restoran pantai ini antara lain menyajikan jus avokat, apel, tomat, wortel, es jeruk, serta es kelapa muda. Bagi Anda pencandu kopi atau teh hangat, tidak perlu khawatir, karena di tempat ini juga tersedia jenis minuman lain yang banyak digemari berbagai kalangan.
      Sebagai tempat duduk untuk menyantap atau menikmati minuman segar, pengelola restoran menyediakan cottage-cottage terbuka di sepanjang pantai. Selain itu, juga tersedia ruang utama restoran yang dibuat setengah terbuka. Jika pengunjung datang berombongan atau dalam jumlah banyak, sangat cocok menggunakan ruang utama tersebut. Sambil me­nyatap makanan kesukaan, pengunjung dapat menikmati musik karaoke. Mereka yang suka berkaraoke dapat ikut menyanyikan lagu-lagu yang mereka sukai.
      Pada salah satu bagian ujung ruang utama restoran terdapat meja biliar. Pengelola restoran menyediakan ruang tersebut untuk memenuhi kebutuhan pengunjung yang hobi bermain biliar. “Berkunjung di Pantai Lakeba beda dengan tempat wisata lain di daerah mana pun. Lakeba benar-benar memberikan banyak kepuasan. Selain bisa memanjakan diri dengan suasana alam, kita juga bisa menghibur diri dengan berbagai hiburan,” tutur Abdul Hamid, warga Kota Baubau yang biasa menghabiskan liburan bersama keluarga di Pantai Lakeba.
      “Kita bisa berkaroke, main biliar atau main jet ski. Itu yang membedakan dengan tempat-tempat wisata lain,” ujar Hamid. Apa yang diung­kap­kan Hamid agaknya me­mang tidak berlebihan. Di se­panjang jalan menuju pantai tersebut terdapat beberapa tempat karaoke dan kafe yang mulai buka pada sore hingga tengah malam, bahkan ada yang buka hingga dini hari. Bagi Anda yang suka hiburan malam dan berkaraoke, tinggal memilih tempat yang Anda inginkan.
Dikutip dari: http://kominfo.baubaukota.go.id/newsview/331/